Screen Shot 2026-05-18 at 14.34.42
Hubungi Kami
Kirim - e-mail
Kirim
Biaya Haji Terus Naik Setiap Tahun, Bagaimana Cara Mengantisipasinya?
Safar Indah Berkah — Edukasi Keuangan Haji
Tren & Perencanaan Biaya

Kalau Bapak/Ibu merasa biaya haji "kok makin mahal saja", itu bukan perasaan semata. Berikut data trennya, penyebab sebenarnya, dan langkah antisipasi yang bisa mulai dilakukan hari ini.

Ditulis oleh Tim Safar Indah Berkah Sumber: BPKH, Kemenhaj RI, AMPHURI Diperbarui Juli 2026
Rp59,3 Jt Total BPIH tahun 2014
Rp87,4 Jt Total BPIH tahun 2026
Rp107,3 Jt* Usulan BPIH 2027 (*belum final)

Benarkah Biaya Haji Selalu Naik?

Kalau dilihat sekilas per tahun, biaya haji memang kadang naik, kadang justru turun — misalnya BPIH 2026 tercatat Rp87,4 juta, sedikit lebih rendah dari BPIH 2025 yang sebesar Rp89,4 juta. Tapi kalau ditarik dalam rentang waktu lebih panjang, trennya jelas menanjak.

TahunBipih (Dibayar Jemaah)Nilai ManfaatTotal BPIH
2014Rp40,03 jutaRp19,24 jutaRp59,27 juta
2015Rp37,49 jutaRp24,07 jutaRp61,56 juta
2016Rp34,60 jutaRp25,40 jutaRp60,00 juta
2020–2021Tidak ada pemberangkatan (pandemi COVID-19)
2022Rp39,89 jutaRp57,91 jutaRp97,79 juta
2023Rp49,90 jutaRp40,20 jutaRp90,00 juta
2024Rp56,04 jutaRp37,36 jutaRp93,41 juta
2025Rp55,43 jutaRp33,97 jutaRp89,41 juta
2026Rp54,19 jutaRp33,22 jutaRp87,41 juta
2027 (usulan)Skema baru 60:40 diusulkan±Rp107,34 juta*

*Angka 2027 masih usulan Kemenhaj ke DPR RI dan belum menjadi keputusan final. Data diringkas dari BPKH dan AMPHURI.

Apa Penyebab Biaya Haji Naik?

Kenaikan biaya haji jarang disebabkan satu faktor tunggal. Berikut komponen utama yang paling berpengaruh:

  • Nilai tukar rupiah terhadap USD dan SAR — transaksi haji dilakukan dalam dolar AS dan riyal Saudi, sehingga pelemahan rupiah langsung berdampak pada kenaikan total biaya.
  • Harga tiket penerbangan — menyumbang porsi terbesar (sekitar 35–37% dari total biaya), sangat dipengaruhi harga avtur dunia.
  • Biaya akomodasi di Makkah dan Madinah — terdorong oleh renovasi besar-besaran di sekitar Masjidil Haram dan Masjid Nabawi seiring Visi Saudi 2030.
  • Layanan Masyair (Arafah, Muzdalifah, Mina) — tarif dari Syarikah (perusahaan layanan haji resmi Saudi) beberapa kali melonjak akibat peningkatan standar layanan.
  • PPN (VAT) di Arab Saudi — kini mencapai 15% untuk hotel, makanan, dan layanan lainnya.
  • Hukum supply & demand musiman — jutaan jemaah dari seluruh dunia datang bersamaan, membuat harga sewa properti dan layanan di Makkah-Mina melonjak drastis khusus musim haji.

Bagaimana Cara Mengantisipasinya?

Karena kenaikan biaya haji adalah tren jangka panjang yang realistis, langkah paling masuk akal bukan berharap biayanya turun, melainkan mempersiapkan diri lebih awal:

  1. Mulai menabung sedini mungkin. Semakin cepat mulai, semakin ringan cicilan bulanannya karena waktu menabung lebih panjang.
  2. Pahami perbedaan BPIH dan Bipih. BPIH adalah total biaya riil, sedangkan Bipih adalah yang benar-benar dibayar jemaah — selisihnya ditutup Nilai Manfaat dari BPKH.
  3. Buat simulasi tabungan berbasis target realistis, bukan asumsi harga hari ini, karena Bapak/Ibu mungkin baru berangkat 10–25 tahun mendatang.
  4. Pantau pengumuman resmi BPIH tiap tahun dari Kemenhaj dan BPKH, agar tidak kaget saat mendekati masa pelunasan.
  5. Pertimbangkan jalur yang sesuai kondisi finansial — haji reguler, haji khusus, atau menabung bertahap sambil menunggu nomor porsi.
Penting: angka Bipih yang berlaku saat pelunasan adalah angka tahun keberangkatan, bukan tahun pendaftaran. Karena itu, menabung dengan asumsi "harga hari ini" berisiko membuat dana kurang saat waktunya tiba.

Mulai Simulasikan Tabungan Haji Anda

Tim Safar Indah Berkah dapat membantu membuat simulasi tabungan haji yang realistis sesuai kondisi keuangan Anda, agar kenaikan biaya di masa depan tidak jadi kejutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *