Screen Shot 2026-05-18 at 14.34.42
Hubungi Kami
Kirim - e-mail
Kirim
Kamus Istilah Haji: Panduan Lengkap untuk Calon Jemaah
Safar Indah Berkah — Kamus Istilah Haji
Panduan Istilah

Kamus Istilah Haji: Panduan Lengkap untuk Calon Jemaah

Dari singkatan administrasi sampai istilah ritual di Tanah Suci — berikut kumpulan istilah penting yang perlu dipahami calon jemaah haji sebelum berangkat.

Ditulis oleh Tim Safar Indah Berkah Kategori: Edukasi & Istilah Haji

Istilah Organisasi & Administrasi

Singkatan dan lembaga yang akan sering Anda temui selama proses pendaftaran.

PIHK Penyelenggara Ibadah Haji Khusus

Travel resmi yang ditunjuk Kementerian Haji dan Umrah untuk mengurus haji khusus.

BPS-BPIH Badan Penyelenggara Setoran BPIH

Bank yang ditunjuk sebagai tempat resmi untuk menyetor biaya penyelenggaraan ibadah haji.

Siskohat Sistem Informasi & Komputerisasi Haji Terpadu

Sistem online resmi Kementerian Haji dan Umrah untuk pendaftaran dan pengecekan nomor porsi.

Nomor Porsi

Nomor antrean resmi jemaah haji yang menentukan estimasi jadwal keberangkatan.

SPPH Surat Pemberitahuan Porsi Haji

Surat resmi dari Kantor Wilayah Kementerian Agama yang berisi nomor porsi jemaah.

Istilah Ibadah & Ritual

Tahapan dan rukun yang akan dijalani selama ibadah di Tanah Suci.

Ihram

Pakaian dan niat memasuki ibadah haji/umrah. Pria memakai dua lembar kain putih tanpa jahitan; wanita memakai pakaian longgar yang menutup aurat.

Miqat

Batas waktu dan tempat untuk memulai ihram. Miqat makani merujuk pada tempat-tempat tertentu seperti Bir Ali, Yalamlam, dan lainnya.

Thawaf

Mengelilingi Ka'bah tujuh kali berlawanan arah jarum jam, dimulai dari Hajar Aswad.

Sa'i

Berjalan tujuh kali antara bukit Shafa dan Marwah, sejauh total sekitar 2,8 km.

Wuquf

Berdiam diri di Padang Arafah pada tanggal 9 Dzulhijjah — rukun haji paling utama. Tanpa wuquf, haji tidak sah.

Mabit

Bermalam di Muzdalifah (malam 9–10 Dzulhijjah) dan di Mina (malam-malam Tasyriq).

Jumrah / Jamarat

Melempar batu kerikil ke tiga tiang di Mina: Jumrah Ula (kecil), Jumrah Wustha (tengah), dan Jumrah Aqabah (besar).

Tahallul

Terbebas dari larangan ihram. Terdiri dari dua tahap: Tahallul Kecil (setelah cukur rambut) dan Tahallul Besar (setelah thawaf ifadah).

Istilah Tempat

Lokasi-lokasi penting yang akan disinggahi selama rangkaian ibadah haji.

Masjidil Haram

Masjid di Mekah yang mengelilingi Ka'bah — masjid terbesar di dunia.

Arafah

Padang luas di luar Mekah, tempat wuquf wajib dilaksanakan.

Muzdalifah

Tempat bermalam dan mengumpulkan batu kerikil setelah wuquf di Arafah.

Mina

Lembah tempat bermalam dan melontar jumrah selama hari-hari Tasyriq (11–13 Dzulhijjah).

Aziziyah

Perkampungan sekitar 12 km dari Mekah yang menjadi etape transit menginap jemaah haji — ketentuannya tergantung kebijakan masing-masing travel/PIHK.

Multazam

Bagian dinding Ka'bah antara Hajar Aswad dan pintu Ka'bah — tempat yang mustajab untuk berdoa.

Istilah Petugas & Layanan

Orang-orang yang akan mendampingi jemaah selama di Tanah Suci.

Muthawwif

Pembimbing ibadah yang memimpin thawaf dan membimbing rangkaian ritual haji.

Muzawwir

Petugas penyambut dan pemandu ziarah di Madinah.

Manasik

Latihan atau praktik tata cara ibadah haji sebelum keberangkatan, biasanya diselenggarakan oleh travel/PIHK.

Istilah Jalur Percepatan

Jalur alternatif di luar kuota reguler dengan masa tunggu yang jauh lebih singkat.

Mujamalah

Jalur haji percepatan non-kuota dengan masa tunggu sekitar 1 tahun, visanya diotorisasi oleh Kedutaan Besar Saudi Arabia (KBSA).

Furoda

Jalur haji percepatan non-kuota dengan masa tunggu sekitar 1 tahun, visanya diotorisasi langsung oleh Kerajaan Arab Saudi.

Catatan: jalur Mujamalah dan Furoda berada di luar kuota haji reguler pemerintah Indonesia, sehingga biayanya umumnya lebih tinggi. Pastikan Anda mendaftar melalui PIHK resmi yang benar-benar memiliki kuota/otorisasi visa tersebut.

💡 Tips Penting untuk Calon Jemaah Haji

  1. Daftar secepatnya — semakin awal daftar, semakin cepat mendapatkan nomor porsi.
  2. Pilih PIHK resmi — cek izinnya di situs resmi Kementerian Haji dan Umrah, hindari travel bodong.
  3. Siapkan dana lebih awal — biaya haji khusus bersifat fluktuatif mengikuti kurs USD.
  4. Jaga kesehatan — lakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin.
  5. Ikuti manasik — latihan tata cara ibadah haji sangat penting agar tidak bingung saat di Tanah Suci.
  6. Cek nomor porsi secara berkala melalui Siskohat Kementerian Haji dan Umrah.

Masih Bingung dengan Istilah Haji?

Tim Safar Indah Berkah siap membantu menjelaskan proses, istilah, dan perencanaan dana haji maupun umrah Anda secara personal dan mudah dipahami.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *